Selasa, 17 Januari 2012

sakau kebebasan

Perjalanan hidup membuatku menikmati berbagai pengalaman menarik tentang apa arti dan esensi kehadiranku di muka bumi ini. Berbagai fase telah dilalui, berbagai bumbu hidup, pahit, asam, manis, juga telah dicicipi sedikit demi sedikit. Berbagai cobaan telah mampu menempaku menjadi seseorang yang berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Berbagai fakta menarik, baik yang menyakitkan maupun yang menyenangkan, pun telah membuat ku menjadi pribadi yang mandiri.
Pernah mendengar tentang kisah atau pepatah tua tentang seorang katak yang terkurung di dalam tempurung. Si katak merasa puas akan tempatnya yang menyenangkan, aman dan nyaman di dalam ruang tempurung itu. Padahal si katak tidak mengetahui bahwa dunia itu tidak hanya selebar daun kelor, tidak hanya seluas tempurung kelapa yang melingkupinya selama ini, bahwa dunia itu tempat yang sangat luas dan beragam.
Kiasan itu sempurna untuk diriku, yang di masa lalu, saat dimana seharusnya aku benar-benar menikmati hidup dan kebebasan sebagai seorang remaja untuk melakukan apapun yang diinginkan dan mengerjakan semua hal untuk mengejar impian. Dulu aku hanyalah seorang culun yang menjadi anak baik dan penurut, meskipun aku terkurung dalam kebingunan “apa sie yang sebenarnya aku kerjakan? Kenapa aku bingung mau mengerjakan apa”, dan berbagai kebingungan lainnya.
Hobi ku dari kecil memang menulis, apapun itu akan kutulis dan kusalin, dari resep masakan hingga kamus bahasa Inggris, hahaha…. Tapi, mungkin orang-orang tidak melihat bakat alamiku itu dan mereka tidak percaya pada “the power of writing” karena menulis atau menjadi penulis bukanlah pekerjaan yang membanggakan dan menghasilkan uang secara stabil, ya intinya menjadi seorang penulis itu tidak bermasa depan cerah. Akhirnya, hal itu membuatku mengubur impianku, aku berhenti menulis, meskipun pada kenyataannya aku tetap saja tidak bisa menghentikan kebiasaan menulis ini, I love it!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar