Rabu, 02 November 2011

doremon petualang nobita


Rencana Liburan Musim Panas

Siang yang panas membuat Doraemon kepanasan. Doraemon ingin pergi ke laut atau gunung, namun ada yang bekelahi meminta pergi ke gunung dan laut. Rupanya, NobitaShizukaGiant, dan Suneo yang membuat gaduh. Pasalnya, Giant dan Suneo ingin ke laut sedangkan Nobita dan Shizuka ingin ke gunung. Karena terus-terusan ribut, akhirnya, Doraemon naik darah sambil berkata, "Pergi kedua-duanya saja! Kalau ingin berenang ke laut, ingin naik gunung ke gunung!". Alhasil, Doraemon mengajak kemping ke gunung di laut. Namun, yang lain merasa tidak setuju. Doraemon kembali naik darah. Giant dan Suneo meninggalkan Doraemon. Nobita meminta izin kepada Orang Tuanya. Tapi mereka malah bermuka masam. Nobita langsung pusing sendiri. Begitu menengok kebelakang, Dia melihat Doraemon megeluarkan Mobil Buggy Amphibi atau disingkat 'Buggy'. Doraemon mulai berjalan. Secara diam-diam, Nobita menaiki bagian belakang Buggy. Nobita hampir tenggelam begitu masuk kedalam laut. Doraemon kecewa melihat perilaku Nobita. Akhirnya, dengan disinari Sinar Penyelaras. Doraemon mengajak Nobita ke laut. mereka mengambil foto di pegunungan dan ditunjukkan kepada Shizuka. di Rumah, mereka melihat berita tentang ditemukannya Kapal Spanyol yang tenggelam dan membawa 20 Trilliun Rupiah (Di Jepang, diperkirakan 200 Miliar Yen) Giant yang melihat berita itu heboh dan melaporkannya kepada Suneo. Namun Suneo tahu tidak akan membuahkan hasil karena sedang diangkat secara besar-besaran. Dirumah Nobita, Ibu Nobita (Tamako Kataoka/Tamako Nobi) melarang Nobita pergi. Alasannya, karena Pekerjaan Rumah (PR) Nobita belum dikerjakan. sesaat setelah itu, Nobita menelepon Shizuka bahwa kempingnya ditunda sampai PRnya selesai. Nobita langsung belajar. sesaat setelah itu, Nobita tertidur. Doraemon menyiramnya dengan air. Keesokan Harinya, Doraemon terdengar sedang berteriak "Bersemangatlah, Nobita!". Ternyata, Doraemon bersorak-sorak kepada Nobita yang pekerjaan rumahnya belum selesai. Lantas, Nobita berdiri dan ingin tiduran. Doraemon menasihati Nobita dan Berkata "Tapi dibalik kesusahan ada kesenangan, Kamu mau membiarkan Shizuka kecewa?!". Nobita kembali belajar. Menjelang siang, Nobita kembali tiduran. Doraemon membangunkannya dengan suara keras namun Nobita berkata "Tidak! Aku tahu kalau itu memang tidak bisa!". Lantas, setelah Nobita kembali tiduran, Doraemon meminta izin agar dikerjakan setelah pulangnya. Ibu Nobita marah melihat Doraemon. Doraemon langsung tahu jawabannya dan meninggalkan Ibu Nobita sendirian. Setelah itu, di berita Televisi, Ada berita kapal harta karun yang ditemukan menghilang ditengah laut. Suneo lari kerumah Giant dan Giant keberatan menemukan kapal itu. Suneo menjelaskan bahwa laut itu luas dan tidak mudah menemukannya lagi. Alhasil, mereka langsung kerumah Nobita untuk meminta izin kepada Doraemon. Tapi jawaban Doraemon tidak. Alasannya karena letak kapal itu ada di Samudera Atlantik, sedangkan mereka akan ke Samudera Pasifik. Saat itu, Shizuka datang kerumah Nobita dan menanyakan PR Nobita. Begitu mengetahui PR Nobita belum selesai, Suneo, Giant, dan Shizuka pergi ke kamar Nobita sambil berbondong-bondong. Shizuka menyarankan agar Nobita tidak berhenti belajar. Shizuka pun ingin memberitahu jawaban yang susah kepada Nobita. Suneo juga berkata "Laut itu dunia ajaib. Kami menantikan impian dan petualangannya". Yang lain membantu Shizuka memberikan jawaban kepada Nobita sementara Giant mengawasi Nobita. 3 hari kemudian, seluruh pekerjaan rumah Nobita sudah selesai. Ibu Nobita mengizinkan Nobita pergi kemping sampai puas.

[sunting]Perjalanan Di Laut Samudera Pasifik

Malam sebelum keberangkatan, Kapal Layar Queen Elizabeth menemukan Kapal Hantu ditengah Perairan Samudera Atlantik. Paginya, DiJepang, Disiarkan berita radio tentang kejadian itu. Ibu Nobita merasa ketakutan dengan Laut. Doraemon Dkk. mulai dicurigai. Saat Giant, Suneo, dan Shizuka datang, Doraemon memberikan sinar penyelaras kepadaa yang lainnya, dan langsung melompat ke laut. Mereka langsung ke arah Gunung laut. setelah semua mendarat dengan selamat. mereka langsung mendirikan tenda.
Doraemon pun menaburkan Bibit ikan dan tanaman laut agar suasana tidak sepi. Setelah diberi peringatan soal itu, mereka masuk keruang tengah untuk menikmati Makan siang. setelah itu, mereka langsung jalan-jalan ke daerah Samudera Pasifik. Kemudian, Di tengah perjalanan, mereka menemukan ikan aneh yang berdirinya berbentuk segitiga. Doraemon menayakan informasi tentang ikan itu. Ikan itu namanya ikan segitiga. Doraemon Dkk. mengikuti Ikan itu sampai termakan Ikan Lentera. Saat mereka melihat spesies ikan yang berbeda-beda, tiba-tiba, beberapa ikan melarikan diri. dan tanah bergoyang. Doraemon menyuruh yang lain untuk melarikan diri. Saat mereka hampir melewati kepulan debu, tiba-tiba, beberapa tentakel hampir menyambit mobil mereka. Nobita melihat tentakel itu. 
Mereka akhirnya bebas dari kepulan debu. Mereka kembali ke gunung tempat kemping mereka. Mereka melintasi tumbuhan laut & Ikan. Doraemon mengajak yang lain makan Barberque. Doraemon mempersiapkan Barberquenya dan menyalakan Lampu Sinar Gelap. Doraemon memasang api unggun khusus di dalam air. Mereka riang gembira memakan Barberquenya. Suneo ingin menceritakan kisah yang seram ketika Giant ingin menyanyi. Dia bercerita tentang Segitiga Bermuda. Begitu Doraemon tahu Pulau Bermuda itu, Suneo mengusulkan untuk pergi kesana. Doraemon menolaknya dan berkata "Aku mengantar kalian sampai disini karena aku mempercayai kalian". Akhirnya, mereka tidur. Tak terkecuali Giant dan Suneo. Mereka terus berpikir tentang Segitiga Bermuda itu.

[sunting]Kaburnya Giant Dan Suneo

Keesokan paginya, Shizuka tampak terbangun dengan ceria. dia memberi makan ikan-ikan disekitarnya. Tiba-tiba, dari dalam tenda, terdengar suara teriakan. Rupanya, Doraemon yang berteriak. Pasalnya, saat itu, Giant & Suneo tidak ada di tenda itu. Nobita menyarankan kepada Doraemon agar mereka dibiarkan saja. Namun Doraemon memiliki alasan lain. Alasannya, karena sinar penyelaras fungsinya hanya tinggal 1 jam lagi. Doraemon panik sambil berkata, "Kalau sudah berjalan selama 3 jam, tidak ada cara lain lagi untuk mengejar mobil Buggy!". Di perbatasan Samudera Pasifik dan Atlantik, Giant, Suneo, dan Buggy terlihat sudah jauh. Tiba-tiba, suasana disekitar Giant dan Suneo menjadi gelap. Giant merasa sesak napas. Buggy mengetahui penyebabnya. Fungsi Sinar Penyelaras mereka hampir hilang. Giant dan Suneo bertanya bagaimana jika fungsinya habis. Buggy menjawab, "Setahuku, Suasananya menjadi gelap, sesak napas, dan badan bisa hancur karena tekanan kedalaman air". Buggy diminta kembali lagi, namun jawabannya percuma saja. Di belakang, sedang mengejar Doraemon, Nobita, dan Shizuka. Mereka khawatir akan keselamatan Giant dan Suneo. Bagaikan seperti balapan, mereka terus mengejar satu sama lain. Karena terlalu lama, Akhirnya, mereka kehabisan napas dan terjatuh dari Buggy. Doraemon merasa bersalah karena mengajak ke laut. Dia telah bersedia untuk mati. Namun dicegah oleh Nobita dan Shizuka. Beberapa saat kemudian, mereka mendengar suara ledakan. segera mereka menuju ke lokasi ledakan. mereka melihat beberapa tembok batu hancur. mereka menemukan Buggy. Doraemon dengan kesal menanyakan keberadaan Giant dan Suneo. Nobita menemukan mereka. Mereka menangis melihat Giant dan Suneo sudah meninggal. tanpa sadar, Nobita berkata, "Lagu Giant yang sumbang nadanya itu, takkan bisa kita dengar lagi". Doraemon pun berkata, "Ya, Nyanyian yang payah dan parah itu". Giant naik darah dan sebelum sempat memukul Nobita dan Doraemon, Shizuka berteriak "Kalian masih hidup?!". Mereka riang gembira begitu tahu mereka belum mati. Giant langsung menyalahkan Buggy. Buggy pun menyalahkan Giant. Giant dan Suneo memukul Buggy. Buggy naik pitam dan berteriak, "Brr, memangnya yang paling khawatir kepada kalian itu siapa!". Segera saja Buggy ingin menghantam Giant dan Suneo. Akhirnya, Buggy pun dibalikkan dan dia marah-marah sendiri. Ketika Doraemon mempunyai rencana menghancurkan Buggy, Shizuka menahannya dan berkata kepada Giant dan Suneo, "Mesin itu tidak mempunyai niat jahat. Tapi kalian yang telah memerintahkannya untuk pergi bukan?". Doraemon menasehati mereka dan mereka pulang ke tenda kembali.

[sunting]Kapal Harta Karun dan Ikan Tempur

Di Jepang, Ibu Nobita, Suneo dan Giant sedang berbicara. Ibu Suneo dan Giant berterima kasih kepada Ibu Nobita yang mengajak kemping anak-anaknya. Ibu Suneo berkata, "Aku merasa lebih aman kalau bersama Doraemon". Mereka pamit kepada Ibu Nobita. Di rumah, Ibu Nobita khawatir dengan keberadaan anak orang dan dirinya. Setelah mendengar berita tentang meletusnya gunung berapi laut, dia menelepon Ayah Nobita (Nobisuke Nobi). Ayah Nobita tidak peduli sambil berkata, "Pantai dengan gunung berapi laut itu tidak ada hubungannya". Kembali ke Laut, Doraemon Dkk. menuruni Palung Mariana. Setelah mereka sampai di bawah palung, mereka mengambil foto kenang-kenangan, Giant dan Suneo pun menuliskan nama mereka di dinding palung. Sementara itu. Shizuka dan Nobita ingin membawa pulang tanah di palung itu. Giant dan Suneo pergi dan mereka menemukan kapal yang tidak lain Kapal Harta Karun. mereka memasuki Kapal itu. Tapi Nobita takut untuk kedalam. karena semua masuk kedalam, Nobita pun memasuki kapal itu. mereka melihat kapalnya penuhkarang dan lumut. Giant dan Suneo menemukan pintu masuk. Mereka masuk kedalam pintu itu. Doraemon, Shizuka dan Nobita menemukan gudang kapal. mereka masuk kedalam gudang itu tapi Nobita tidak. Doraemon dan Shizuka menemukan sepotong kecil emas. Tiba-tiba, terdengar suara "Ker...Ker...Ker..." dari arah ruang lain. Rupanya, Giant dan Suneo menemukan kerangka kapten kapal itu. Dengan Konyaku Penerjemah, Doraemon membaca catatan kapten kapal itu. Di luar kapal. Nobita menggerutu sambil berteriak namun yang ada, sesuatu mendekati kapal itu dan Nobita tentunya. Ternyata, yang datang adalah ikan tempur. Nobita dikejar terus oleh ikan tempur itu. Di kapal, Doraemon Dkk. selain Nobita tetap mencari Emas itu. tapi mereka sama sekali tidak menemukan tanda bekas pemindahan benda. Doraemon berpikir kemungkinan emasnya sudah dipindahkan. Mereka pun kembali keluar kapal. Saat diluar kapal, mereka tidak menemukan Nobita tapi hanya tiang yang sudah rubuh. Akhirnya, mereka berhasil menemukan Nobita yang ternyata muncul dalam lumpur. Doraemon kesal. Namun Nobita justru lebih kesal lagi. Pasalnya, seluruh cerita yang diceritakan benar oleh Nobita selalu tidak dipercaya oleh Doraemon Dkk. Mereka kembali ke permukaan atas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar