Rabu, 16 November 2011

Lempar Guru dengan Spidol, Siswa Terancam di DO


ILustrasi. Siswa SMA sedang mengikuti ujian
TABANAN - IB Oka, siswa SMAN 2 Tabanan, Bali, terancam dikeluarkan (dropout) dari sekolah, setelah berkata-kata kasar dan melempar gurunya dengan spidol.

Siswa kelas II jurusan IPS itu dilaporkan ke pihak sekolah setelah bertindak tidak sopan kepada seorang guru Bahasa Inggris. Dari informasi dihimpun, ihwal tindakan Oka dilakukan saat seorang guru, Ni Nengah Erika tengah mengajar Bahasa Inggris.

Saat sang guru mengajar, justru siswa itu tidak menghiraukan pelajaran bahkan sempat tertidur. Guru Erika lalu menegurnya dan menyuruh Oka maju ke depan kelas. Teguran dilakukan karena selain Oka dinillai tidak disiplin juga terlihat seragam yang dikenakannya tidak lengkap, sehingga dijatuhi sanksi.

Karena tidak terima dihukum, saat sang guru berbalik badan, Oka langsung melemparnya dengan sebuah spidol ke arah guru Erika. Tidak hanya itu Oka juga sempat mengancam gurunya dengan kata-kata tidak pantas dan bernada kekerasan.

Peristiwa itu segera dilaporkan kepada guru yang lainya. "Hasil sidang dewan guru sepakat mengeluarkan Oka dari sekolah," ujar seorang guru kepada wartawan, Minggu (16/01/2011).

Menurut dia, sanksi pengeluaran siswa dari sekolah tersebut juga pernah diberikan terhadap siswa yang berbuat asusila terhadap seorang siswi. "Siswa itu dikeluarkan dari sekolah, kami tidak mentolerir, siapapun siswa yang berulah di sekolah,” jelas guru yang enggan disebutkan namanya itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar